Kamis, 02 April 2009

Buat Gambar 3D

Modeling sederhana, Gardu pandang. Bangunan ini aku ambil dari perencanaan Pekerjaan Taman rekreasi di Cokro Tulung, Klaten yang di buat Mas Nanang, Yodya Karya Semarang.

Bangunan Rumah Tinggal, bagian ini hanya akan aku ambil point yang perlu, karena penyelesaian atap dan railing bisa diambil dari tulisan di point pertama.

Bangunan Gedung Tinggi, sama seperti bangunan Rumah, aku juga hanya akan menampilkan seperlunya.

Mudah-mudahan yang aku tulis bisa bermanfaat bagi yang membaca.


BAGIAN 1 : Gardu Pandang.

saya akan awali modeling sederhana sebuah gardu pandang. silakan deskripsikan dengan dimensi yang anda sukai, karena pada bagian ini lebih tentang bagaimana membentuk sebuah model.

jika gambar 2D diatas sudah siap, maka model akan bisa diselesaikan kurang dari 10 menit. benarkah ?

1. Masa Kotak

perhatikan gambar kolom berikut.

sebenarnya tidak penting dengan lebar tampak kolom satu dan lainnya mau sama atau berbeda. proses modelingnya akan persis sama.
banyak sekali model suatu bangunan yang punya dasar penyelesaian model seperti kolom ini. dan komponen entity yang akan di bentuk, sebenarnya tidak hanya berupa gabungan garis lurus yang membentuk naad atau list seperti gambar kolom ini, anda bisa terapkan dengan gabungan beberapa lengkungan masih tetap dengan penyelesaian yang sama.

banyak tutorial, entah itu forum atau buku yang beredar di pasaran mengetengahkan panduan dengan menyusun obyek model dari bawah. hasilnya nanti akan persis sama. tapi jika anda menanyakan waktu penyelesaiannya, jelas akan berbeda.

yang utama, dalam permodelan seperti kolom ini adalah membentuk polyline. jangan trace gambar kolom untuk mendapatkan polyline-nya, tetapi buat rectang yang mengelilingi 2 buah kolom tadi dan pergunakan command Bpoly. lihat figur di bawah.
jalankan command Bpoly tadi dengan menggunakan layer lain dan click di areal sembarang diluar kolom seperti yang ditunjukkan dengan titik PT.

dari command Bpoly diatas, akan didapat figur gambar dibawah. polyline obyek kolom akan tergambar dengan cepat untuk keduanya seperti yang di indikasikan dengan garis merah dengan detail setiap tekuk-an seperti blow-up gambar di sebelah kanannya.

hide gambar kolom dengan warna hitam (aslinya) dan extrude dengan ketebalan bebas, yang penting lebih lebar dari tampak kolom yang paling lebar.
rubah tampilan anda untuk lebih jelas dengan command ddvpoint (VP). rotate kedua kolom dengan command ROTATE3D dan buat garis diagonal di dasar kolom untuk kedua kolom seperti figur gambar-02. satukan kedua kolom dengan acuan titik tengah garis bantu diagonal seperti figur gambar-03.

Selanjutnya jalankan step berikut
Command: intersect Enter
Select objects: pilih 2 obyek kolom yang telah disatukan tadi, 2 found dan enter.
Selanjutnya obyek kolom akan terbentuk dengan detail seperti yang ditampilkan pada figur gambar-04.

dengan cara yang sama, bisa dibuat bangunan gardu pandang tersebut.

buat gambar gardu pandang, tanpa railing.

buat Boundary dengan menggunakan command Bpoly, dengan sebelumnya membuat rectangle yang mengelilingi gambar bangunan gardu pandang dengan layer yang berbeda.

hide gambar asli dan extrude lurus dengan ketebalan bebas.

buat garis bantu diagonal di sembarang tempat PADA LEVEL YANG SAMA, dan satukan secara menyilang. Pada titik tengah garis bantunya.

jalankan command intersect untuk kdua obyek extrude gardu.

model gardu terbentuk

Railing

aku mengasumsikan render dilakukan dengan 3DSMax, Bagian ini adalah bagian yang paling mudah. yang di perlukan hanya setting layer yang berbeda untuk setiap dimensi railing atau profilnya.
dan yang di gambar hanya single line untuk as railing.

banyak mdeler melakukan ini dengan membuat model railing dalam 3D, sehingga beban file menjadi lebih berat. padahal beberapa software mampu dan menyediakan setting untuk meng-enable-kan obyek line maupun curve untuk di render.

di max, setelah import, select layer railing > modify > click ON Enable untuk parameter Renderable Obyek dan set profil/dimensinya sesuai yang dikehendaki. dan single line obyek yang di pilih sudah bisa diberikan material untuk di render sesuai ukurannya.

Kemiringan Atap

bagian ini juga merupakan bagian yang ribet bagi sebagian modeler.
kebiasaan mereka mencari titik puncak untuk membuat model, cukup menyita waktu dan olah UCS.

sebenarnya, di release 12 (14?) atau sebelumnya, sewaktu solid di support AME, mebuat atap tinggal menggambar denah atap dan di extrude dengan nilai negatif dan modeling selesai. tapi sekarang extrude negatif dengan ketinggian puncak yang melebihi ketinggian puncak yang seharusnya akan berakibat *ERROR*

untuk itu yang biasa saya lakukan adalah, seperti berikut.
contoh saya ambil bentuk atap bebas, denah atap disesuaikan dengan keperluan.

1. Buat Denah Atap
2. buat rectangle dengan dimensi bebas mengelilingi seluruh sisi atap
(kecuali kalau ada sisi yang di kehendaki atap pelana, jangan di buat rectang)
di indikasikan dengan garis merah.
3. extrude lurus denah dengan ketinggian kira-kira 0.5 bentang atap
4. extrude kotak yang mengelilingi denah dengan nilai negatif
nilai negatif didapat dari – (90-kemiringan atap).
misal, kemiringan yang dikehendaki adalah 30 maka 90-30 = -60
5. Subtract denah atap dengan kotak yang mengelilingi

Denah 3D Atap akan terbentuk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar